Lewat Program Jumat Curhat, Kapolres Jembrana Serap Aspirasi Majelis Desa Adat Jelang Nyepi

Posted on

Jembrana — Dalam rangka memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan masyarakat, Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, S.H., S.I.K., M.I.K. melaksanakan program Jumat Curhat melalui audiensi bersama Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana, Jumat (23/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor MDA Kabupaten Jembrana, Jalan Ngurah Rai No. 151, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, tersebut berlangsung dalam suasana dialogis serta penuh keterbukaan.

Kapolres Jembrana didampingi Kabag Ops Polres Jembrana Kompol I Wayan Suastika, S.H., sementara dari pihak MDA hadir Ketua MDA Kabupaten Jembrana I Nengah Subagia dan jajaran MDA kecamatan se-Kabupaten Jembrana.

Dalam pertemuan yang menjadi wadah Jumat Curhat tersebut, Kapolres Jembrana menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, masukan, serta dinamika yang berkembang di tengah masyarakat adat, khususnya menjelang pelaksanaan Hari Raya Nyepi yang diperkirakan beririsan dengan malam takbiran.

Ketua MDA Kabupaten Jembrana, I Nengah Subagia, menyampaikan bahwa hingga saat ini kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Jembrana tetap terjaga dengan baik. Ia menjelaskan bahwa telah ada komitmen dari umat Muslim, khususnya Muhammadiyah, untuk tetap menghormati pelaksanaan Sipeng Nyepi, di antaranya dengan tidak melaksanakan takbiran keliling, tidak menggunakan pengeras suara saat ibadah, serta tetap menjaga ketertiban umum.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Jembrana menyampaikan apresiasi atas peran aktif Majelis Desa Adat dalam menjaga keharmonisan sosial di Kabupaten Jembrana. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak guna mengantisipasi potensi penumpukan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk serta gangguan kamtibmas lainnya.

“Kami berharap dukungan dan kerja sama Majelis Desa Adat, khususnya desa-desa yang berada di sepanjang jalur utama Denpasar–Gilimanuk, agar pengaturan waktu kegiatan dapat dipatuhi dengan baik demi menjaga kelancaran arus lalu lintas dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kapolres Jembrana.

Selain itu, Polres Jembrana juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pengaturan perjalanan selama rangkaian Hari Raya Nyepi, termasuk pengalihan arus lalu lintas saat pelaksanaan Melasti, serta mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan petasan secara berlebihan karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kapolres Jembrana juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi, kebersamaan, dan keamanan lingkungan. Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak Kepolisian melalui layanan darurat Polri 110, yang aktif 24 jam dan bebas pulsa.